Pada tahun 2025, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,11%, sedikit di bawah target resmi sebesar 5,2%. Ekspansi ini, yang merupakan yang terkuat dalam tiga tahun terakhir, terjadi meskipun ada bencana alam di tiga provinsi pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan konsumsi swasta, yang naik menjadi 4,98% dari 4,94% pada kuartal ketiga, dan peningkatan investasi tetap, yang naik menjadi 5,09% dari 4,61%. Ekspor juga mengalami percepatan pertumbuhan sebesar 7,03% dibandingkan 6,85%, meskipun ada pengenalan tarif baru dari AS. Sebaliknya, pertumbuhan impor melambat menjadi 4,77% dari 8,15%, menunjukkan penurunan permintaan domestik akibat melemahnya daya beli dan penurunan nilai rupiah. Melihat ke depan pada tahun 2026, target pertumbuhan PDB ditetapkan sebesar 5,2%. Bulan lalu, bank sentral mempertahankan perkiraan pertumbuhan PDB untuk tahun 2026, memproyeksikan antara 4,9% dan 5,7%.