Pada Januari 2026, jumlah pengunjung internasional ke Vietnam mencapai 2,45 juta, menandai peningkatan sebesar 18,5% dibandingkan tahun sebelumnya, tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 2015. Kenaikan ini mengikuti peningkatan 15,7% yang diamati pada bulan sebelumnya. Lonjakan pariwisata ini dapat dikaitkan dengan kebijakan visa yang inovatif, promosi dan pemasaran yang dinamis, serta diversifikasi produk pariwisata yang ditingkatkan dengan kualitas layanan yang lebih baik. Peningkatan signifikan pengunjung dari Asia tercatat, dengan kenaikan 12,3%, terutama didorong oleh lonjakan luar biasa dari Kamboja sebesar 122,7%, diikuti oleh India sebesar 80,5%, Filipina sebesar 75,0%, Singapura sebesar 51,7%, dan Malaysia sebesar 45,4%. Kedatangan dari Amerika meningkat sebesar 14,2%, dengan peningkatan signifikan dari Amerika Serikat (12,0%), Kanada (22,9%), dan negara-negara Amerika lainnya (19,9%). Pariwisata Eropa juga mengalami peningkatan yang kuat sebesar 59,0%, dengan pertumbuhan substansial dilaporkan dari Rusia (195,1%), Inggris (23,0%), Prancis (25,3%), dan Jerman (18,0%). Kunjungan dari Australia meningkat sebesar 12,8%, sementara kedatangan dari Afrika meningkat sebesar 45,4%. Dalam perbandingan bulanan, Vietnam mengalami peningkatan 21,4% dalam kedatangan internasional.