Gas Alam AS Tetap Tertekan di Zona Rugi

Kontrak berjangka gas alam AS diperdagangkan mendekati $3 per MMBtu pada hari Rabu, melanjutkan penurunan dari awal pekan, setelah IEA mengumumkan rencana pelepasan cadangan minyak strategis dalam jumlah rekor. Jika disetujui, langkah tersebut akan melampaui 182 juta barel yang dikeluarkan pada 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina dan memerlukan dukungan bulat dari negara-negara anggota dalam pemungutan suara yang dijadwalkan pada hari Rabu.

Terlepas dari rencana pelepasan tersebut, kekhawatiran pasar tetap tinggi, dengan terminal ekspor LNG terbesar di dunia yang masih tidak beroperasi dan Selat Hormuz yang masih tertutup. Meski demikian, harga gas alam AS relatif lebih terlindungi dibandingkan acuan global lainnya, ditopang oleh produksi domestik yang melimpah dan fasilitas ekspor LNG yang beroperasi mendekati kapasitas penuh.

Pada saat yang sama, suhu yang lebih hangat dari biasanya di sebagian besar wilayah Amerika Serikat hingga akhir Maret diperkirakan akan menekan permintaan pemanas, sehingga menambah tekanan turun pada harga.