Cadangan devisa Tiongkok meningkat sebesar USD 28,7 miliar pada Februari 2026, mencapai USD 3,428 triliun dari USD 3,399 triliun pada Januari. Ini merupakan kenaikan selama tujuh bulan berturut-turut dan mendorong cadangan devisa ke level tertinggi sejak November 2015. Peningkatan tersebut didorong oleh apresiasi terbaru yuan Tiongkok terhadap dolar AS serta kenaikan valuasi pada aset non-dolar.
Pada saat yang sama, People’s Bank of China terus menambah kepemilikan emasnya, memperpanjang tren pembelian hingga bulan ke-16 berturut-turut di tengah reli emas global yang berkelanjutan. Cadangan emas bank sentral secara volume naik tipis menjadi 74,22 juta fine troy ounces pada akhir Februari, dari 74,19 juta ounces pada bulan sebelumnya. Dalam nilai dolar, cadangan emas Tiongkok melonjak menjadi USD 387,59 miliar pada akhir Februari, dibandingkan dengan USD 369,58 miliar pada akhir Januari, yang terutama mencerminkan kenaikan harga emas internasional.