Anggaran pemerintah pusat Turki mencatat surplus sebesar TRY 114,2 miliar pada Juni 2026, berbalik dari defisit TRY 330,2 miliar pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan anggaran melonjak 66,0% secara tahunan menjadi TRY 1,5 triliun, didukung kenaikan 72,0% pada penerimaan pajak menjadi TRY 1,3 triliun, didorong oleh pertumbuhan kuat pada pajak penghasilan, PPN dalam negeri, PPN impor, dan pajak konsumsi khusus.
Di sisi belanja, total pengeluaran meningkat 12,6% menjadi TRY 1,4 triliun, terutama karena tingginya belanja pegawai, pembelian barang dan jasa, serta transfer rutin. Belanja non-bunga naik 23,9% menjadi TRY 1,2 triliun, sedangkan pembayaran bunga turun 26,9% menjadi TRY 201,6 miliar.
Akibatnya, saldo primer berbalik dari defisit TRY 54,5 miliar pada tahun sebelumnya menjadi surplus TRY 315,8 miliar.