Penurunan harga rumah di Tiongkok kembali berlanjut pada Februari 2026, dengan laju kontraksi yang sedikit melebar. Berdasarkan data hingga 16 Maret 2026, indeks harga rumah secara year-on-year turun sebesar -3,2% pada Februari, setelah sebelumnya mencatat penurunan -3,1% pada Januari 2026.
Data ini menunjukkan bahwa tekanan di sektor properti Tiongkok masih belum mereda, meski pelemahannya terjadi secara bertahap. Perbandingan year-on-year mengindikasikan bahwa harga rumah pada Februari 2026 lebih rendah 3,2% dibandingkan Februari tahun lalu, sementara pada Januari 2026 selisihnya 3,1% dibandingkan dengan Januari tahun sebelumnya.
Pelebaran penurunan dari -3,1% menjadi -3,2% menggarisbawahi berlanjutnya sentimen lemah di pasar perumahan, yang tetap menjadi salah satu titik perhatian utama bagi prospek ekonomi Tiongkok secara keseluruhan.