Cadangan devisa Nigeria tercatat turun pada April 2026, menandai pelemahan posisi eksternal negara tersebut dibanding bulan sebelumnya. Berdasarkan data terbaru per 30 April 2026, cadangan devisa Nigeria berada di level USD 48,37 miliar, lebih rendah dari posisi Maret 2026 yang mencapai USD 49,44 miliar.
Penurunan sekitar USD 1,07 miliar dalam satu bulan ini dapat mencerminkan meningkatnya kebutuhan pembiayaan eksternal, intervensi bank sentral untuk menstabilkan nilai tukar, atau pembayaran kewajiban luar negeri yang jatuh tempo. Meski demikian, cadangan devisa di kisaran puluhan miliar dolar AS tetap menjadi bantalan penting bagi Nigeria untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap kemampuan negara dalam memenuhi kewajiban internasionalnya.
Pergerakan terbaru ini akan menjadi sorotan para pelaku pasar keuangan dan analis, yang menilai keberlanjutan tren cadangan devisa sebagai indikator penting ketahanan ekonomi, khususnya di tengah dinamika harga komoditas global dan kondisi likuiditas internasional.