Dolar Australia Mendekati Level Tertinggi dalam Beberapa Tahun

Dolar Australia bertahan di atas $0,701, kembali menguat mendekati level tertinggi beberapa tahun, didukung oleh sinyal bernada hawkish dari Reserve Bank of Australia setelah kenaikan suku bunga beruntun yang disetujui dengan selisih tipis. Keputusan mengejutkan dengan perolehan suara 5–4 itu menyoroti perbedaan pandangan mengenai waktu pelaksanaan kebijakan, bukan arah kebijakannya, dengan Gubernur Michele Bullock memperingatkan bahwa risiko inflasi masih bertahan dan menyatakan bahwa stance kebijakan saat ini mungkin masih belum cukup ketat.

Menanggapi hal tersebut, pelaku pasar meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga lagi secepatnya pada Mei, dengan pengetatan tambahan yang masih diperkirakan hingga Agustus. Investor kini menunggu data pasar tenaga kerja pekan ini dan rilis flash PMI pekan depan untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai arah kebijakan serta kondisi menyeluruh perekonomian Australia.

Di sisi geopolitik, konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah tetap menjadi sorotan utama setelah Iran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan tersebut. Pada saat yang sama, sekutu‑sekutu AS menolak seruan Presiden Donald Trump untuk membentuk koalisi guna mengamankan pelayaran melalui Selat Hormuz.