Saham Eropa Diperkirakan Anjlok Tajam pada Pembukaan

Pasar saham Eropa diperkirakan akan dibuka melemah tajam pada hari Kamis, tertekan oleh serangan baru terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah dan jeda bernada hawkish dari Federal Reserve AS. The Fed mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah, seperti yang diperkirakan, tetapi menandai adanya risiko kenaikan inflasi yang bersumber dari konflik yang melibatkan Iran.

European Central Bank dan Bank of England juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan hari ini sementara para pembuat kebijakan menilai dampak ekonomi dari krisis Timur Tengah. Investor juga akan berfokus pada data ketenagakerjaan Inggris untuk mendapatkan wawasan baru mengenai kondisi pasar tenaga kerja.

Sementara itu, kontrak berjangka Brent crude melonjak menembus $112 per barel setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap sebuah fasilitas di Qatar yang menampung terminal ekspor LNG terbesar di dunia. Serangan tersebut merupakan salah satu dari sejumlah aset energi yang sebelumnya diancam Teheran sebagai target, sebagai balasan atas serangan Israel terhadap ladang gas South Pars milik Iran. Dalam perdagangan pra-pasar, kontrak berjangka pada indeks Euro Stoxx 50 dan Stoxx 600 masing-masing turun 1,7% dan 1,5%.