Inggris memperketat pembatasan impor baja dengan secara tajam mengurangi kuota bebas bea dan menaikkan tarif untuk pengiriman yang melampaui batas tersebut, sebagai upaya melindungi industri bajanya yang kecil namun strategis. Pemerintah mengumumkan pada hari Kamis bahwa volume baja yang memenuhi syarat untuk masuk tanpa tarif akan dipangkas sebesar 60%, sementara impor di atas level itu akan dikenakan tarif 50%—dua kali lipat dari tarif sebelumnya sebesar 25%. Kebijakan baru ini akan mulai berlaku pada 1 Juli.
Keputusan ini menyusul kesulitan yang terus berlanjut bagi produsen baja dalam negeri setelah berpuluh-puluh tahun deindustrialisasi, yang diperparah oleh tingginya biaya energi dan kelebihan pasokan baja murah secara global. Dengan memperkuat pertahanan perdagangannya, pemerintah bertujuan menstabilkan sektor tersebut di tengah meningkatnya persaingan internasional. Kebijakan ini juga menyelaraskan Inggris dengan kenaikan tarif terbaru di Amerika Serikat dan langkah-langkah yang direncanakan di Uni Eropa, dalam konteks meningkatnya ketegangan perdagangan global.