Penjualan ritel China tumbuh 2,8% year-on-year dalam dua bulan pertama 2026, naik dari kenaikan 0,9% pada Desember dan melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan 2,5%. Ini menandai laju pertumbuhan ritel tercepat sejak Oktober, dengan belanja terkait liburan memberikan dorongan awal.
Penjualan meningkat tajam untuk biji-bijian, minyak, dan produk makanan (10,2% vs 3,9% pada Desember), serta untuk pakaian, alas kaki, dan tekstil (10,4% vs 0,6%). Perdagangan juga bangkit kembali pada peralatan rumah tangga dan perlengkapan audio-visual (3,3% vs -18,7%) serta pada tembakau dan alkohol (19,1% vs -2,9%), sementara penurunan pada produk minyak bumi dan produk terkait menyempit (-9,7% vs -11%).
Pada saat yang sama, pertumbuhan penjualan peralatan komunikasi melambat (17,8% vs 20,9%), begitu juga penjualan perlengkapan budaya dan kantor (5,8% vs 9,2%), dan penjualan mobil terus mengalami kontraksi (-7,3% vs -5%).
Untuk mengurangi distorsi yang disebabkan oleh pergeseran tanggal Tahun Baru Imlek, China melaporkan data penjualan ritel gabungan untuk Januari dan Februari, sehingga memungkinkan perbandingan year-on-year yang lebih konsisten dan bermakna.