Rupee India melemah ke sekitar 92,3 per dolar, rekor terendah baru, seiring memanasnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong permintaan aset safe haven untuk dolar AS dan meningkatkan kekhawatiran atas pasokan minyak global. Pelemahan ini terjadi setelah laporan bahwa dua kapal tanker diserang di perairan Irak, sehingga mendorong Irak menghentikan operasi di terminal-terminal minyaknya. Gangguan pengiriman tersebut telah meningkatkan risiko geopolitik dan memicu kekhawatiran baru terkait keamanan maritim serta stabilitas aliran minyak mentah global. Dalam upaya meredakan tekanan di pasar energi, International Energy Agency mengumumkan pelepasan cadangan minyak darurat terbesar yang pernah dikoordinasikan, total 400 juta barel, untuk membantu menahan lonjakan harga. Sementara itu, para investor mencermati data inflasi yang dirilis hari ini untuk mencari petunjuk mengenai bagaimana bank sentral mungkin menyesuaikan kebijakan moneter sebagai respons terhadap kenaikan biaya energi.