Rupiah Bertahan di Sekitar Rp17.850 Menjelang Keputusan BI

Rupiah bergerak di kisaran IDR 17.850 per dolar AS pada hari Rabu, nyaris tidak berubah dibandingkan sesi sebelumnya, seiring pelaku pasar menunggu keputusan suku bunga Bank Indonesia yang akan diumumkan pada hari yang sama. Pelaku pasar secara luas memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps—di atas total pengetatan 75 bps sejak Mei—untuk menopang rupiah dan menjaga ekspektasi inflasi.

Meski sikap kebijakan yang lebih ketat berpotensi membantu menstabilkan nilai tukar, biaya pinjaman yang lebih tinggi berisiko menambah tekanan pada permintaan domestik. Investor juga mencermati laporan dalam negeri mengenai paket stimulus baru yang menyasar rumah tangga berpendapatan menengah ke bawah, bersamaan dengan indikasi bahwa harga bahan bakar dan LPG bersubsidi akan tetap tidak berubah.

Pada saat yang sama, Jakarta telah mengurangi pendanaan untuk program unggulan Free Meal Program sekitar IDR 67 triliun seiring Presiden Prabowo memprioritaskan konsolidasi fiskal dan efisiensi. Dari faktor eksternal, dolar AS tetap menguat setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya namun memberi sinyal dukungan yang meningkat untuk kemungkinan kenaikan suku bunga lagi tahun ini, sehingga membatasi penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.