Perdagangan Paraguay Berbalik Defisit pada Februari

Neraca perdagangan Paraguay mencatat defisit sebesar 77,5 juta dolar pada Februari 2026, dibandingkan dengan surplus 75,5 juta dolar pada bulan yang sama tahun sebelumnya, seiring dengan rebound ekspor kedelai yang mengimbangi penurunan sebelumnya. Total ekspor naik 1,4% secara tahunan menjadi 2,72 miliar dolar. Penjualan produk primer meningkat menjadi 783,3 juta dolar, terutama didorong oleh kedelai, sementara ekspor manufaktur pertanian turun menjadi 620,7 juta dolar dan manufaktur industri naik menjadi 338,3 juta dolar. Ekspor bahan bakar dan energi mencapai total 157,4 juta dolar. Di sisi impor, total pembelian dari luar negeri tumbuh 3,6% menjadi 2,80 miliar dolar, mencerminkan kuatnya permintaan untuk mesin dan barang konsumsi. Impor produk primer didominasi oleh jagung untuk benih dan tembakau, sementara impor industri tetap kuat. Sebaliknya, impor bahan bakar dan pelumas terus menurun di tengah perubahan harga internasional.