Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun ke sekitar 4,25% pada hari Rabu, menandai level terendahnya dalam hampir tiga minggu. Pergerakan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump menunda selama dua minggu ancaman serangan terhadap infrastruktur sipil Iran, seraya mengumumkan apa yang ia sebut sebagai “gencatan senjata dua sisi”, dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz. Trump mengatakan AS telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang ia gambarkan sebagai “landasan yang dapat dijalankan untuk melakukan negosiasi”, dengan jangka waktu dua minggu dimaksudkan untuk memberi kesempatan merampungkan dan menerapkan potensi kesepakatan.
Secara paralel, Iran telah setuju untuk membuka kembali jalur perairan penting tersebut selama dua minggu dengan syarat semua serangan dihentikan, dan Israel dilaporkan menerima pengaturan gencatan senjata tersebut. Dari sisi data, ekspektasi inflasi konsumen di AS sedikit meningkat pada bulan Maret, sementara biaya transportasi di sektor logistik mencatat kenaikan yang signifikan. Ke depan, rilis data CPI AS untuk Maret pada hari Jumat diperkirakan akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai tekanan harga yang mungkin terkait dengan konflik yang sedang berlangsung.