Penjualan Mobil Indonesia Anjlok 13,8% pada Maret 2026 secara Tahunan

Penjualan mobil di Indonesia mencatat kontraksi tajam pada Maret 2026, dengan indikator year-over-year turun menjadi -13,80%. Angka ini berbalik arah cukup drastis dibandingkan bulan sebelumnya, ketika pada Februari 2026 penjualan mobil masih tumbuh 12,20% dibanding periode yang sama tahun lalu. Data ini diperbarui terakhir pada 10 April 2026.

Perbandingan year-over-year tersebut menunjukkan bahwa kinerja pasar otomotif nasional memasuki fase pelemahan signifikan pada Maret, setelah sempat berada di zona ekspansi pada Februari. Dalam metodologi ini, angka aktual Maret 2026 membandingkan perubahan penjualan terhadap Maret 2025, sementara angka Februari 2026 membandingkan terhadap Februari 2025, sehingga memberi gambaran dinamika penjualan yang berayun cepat dari pertumbuhan positif menjadi kontraksi dua digit.

Perubahan tajam dari +12,20% menjadi -13,80% ini berpotensi menjadi perhatian pelaku industri otomotif, lembaga keuangan, dan pembuat kebijakan, karena mencerminkan penurunan minat beli atau penundaan konsumsi rumah tangga dan korporasi di segmen kendaraan bermotor pada awal 2026. Namun, tanpa data tambahan, faktor pendorong spesifik di balik pelemahan penjualan Maret ini belum dapat diidentifikasi lebih lanjut.