Harga Gandum Anjlok setelah USDA Menaikkan Proyeksi Stok Global

Kontrak berjangka gandum turun ke $5,70 per bushel, level terendah sejak awal Maret dan berada di jalur untuk penurunan mingguan terdalam sejak Juni, setelah laporan WASDE terbaru dari USDA menaikkan proyeksi stok global. Lembaga tersebut kini memproyeksikan persediaan gandum dunia sebesar 283,12 juta metrik ton untuk tahun pemasaran 2025/26, naik dari 276,96 juta ton dan berada di atas ekspektasi pasar, terutama mencerminkan prospek panen yang lebih kuat di Rusia dan Uni Eropa. Laporan itu juga menyoroti perbaikan kondisi tanaman di AS dan gambaran pasokan global yang secara umum berlimpah. Meski demikian, Commerzbank memperkirakan harga akan kembali menguat dalam beberapa bulan mendatang, dengan berpendapat bahwa aksi jual terbaru mungkin berlebihan mengingat risiko penurunan terhadap panen baru, termasuk potensi kekurangan pupuk yang terkait dengan konflik yang melibatkan Iran.