HSBC India Composite PMI turun menjadi 56,5 pada Maret 2026 dari 58,9 pada Februari, di bawah ekspektasi pasar sebesar 58,7, menurut estimasi awal. Ini menandai laju ekspansi aktivitas sektor swasta paling lambat sejak Oktober 2022, seiring meredanya pertumbuhan di sektor manufaktur maupun jasa di tengah berlanjutnya guncangan energi.
Perusahaan-perusahaan menyoroti konflik di Timur Tengah, kondisi pasar yang bergejolak, dan tekanan inflasi yang persisten sebagai hambatan utama bagi pertumbuhan. Permintaan domestik yang lebih lemah menekan total pesanan baru, yang meningkat pada laju paling lambat dalam lebih dari tiga tahun, meskipun pesanan ekspor baru melonjak pada rekor tertinggi.
Tekanan biaya semakin menguat, dengan biaya input dan harga output meningkat pada laju tercepat masing-masing dalam 45 dan tujuh bulan. Meski demikian, pelaku usaha tetap optimistis terhadap prospek output dalam 12 bulan ke depan, dengan menyebut rencana peningkatan efisiensi, penguatan upaya pemasaran, dan meningkatnya pertanyaan dari klien sebagai faktor utama yang menopang pandangan positif mereka.