Yen Jepang Menguat karena Gencatan Senjata di Timur Tengah

Yen Jepang menguat menembus 158,5 per dolar pada hari Rabu, bangkit tajam dari level kunci 160 yang sempat tersentuh awal pekan ini. Pergerakan tersebut terjadi setelah Amerika Serikat, Iran, dan Israel mencapai kesepakatan gencatan senjata dua minggu untuk membuka ruang negosiasi menuju kemungkinan perjanjian guna mengakhiri perang.

Presiden Donald Trump menunda rencana serangan terhadap infrastruktur sipil Iran selama dua minggu, dan menyebut pengaturan itu sebagai “gencatan senjata dua arah,” sementara Iran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz dan Israel berkomitmen menghentikan aksi militer selama masa jeda tersebut.

Pada saat yang sama, Perdana Menteri Sanae Takaichi melakukan pembicaraan terpisah dengan para pemimpin AS dan Iran sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengupayakan perdamaian dan menjaga keamanan pasokan energi Jepang. Yen juga mendapat dukungan dari kekhawatiran atas kemungkinan intervensi valuta asing, setelah pejabat Jepang mengeluarkan peringatan terkait pelemahan yen yang berlebihan, serta dari meningkatnya ekspektasi akan kenaikan suku bunga Bank of Japan dalam waktu dekat.