Imbal Hasil Obligasi Italia Tetap Tinggi di Tengah Krisis Energi yang Meningkatkan Kekhawatiran Inflasi

Imbal hasil BTP tenor 10 tahun Italia bertahan di kisaran 3,85%, melayang dekat level tertingginya dalam dua tahun, seiring kekhawatiran inflasi kembali muncul setelah gagalnya pembicaraan damai AS–Iran. Washington menuduh Teheran menolak untuk meninggalkan ambisi nuklirnya, sementara pejabat Iran menolak apa yang mereka sebut sebagai tuntutan AS yang “berlebihan”. Pada saat yang sama, Presiden AS Trump mengancam akan memblokade Selat Hormuz, mendorong harga minyak Brent naik, meningkatkan kekhawatiran akan guncangan inflasi, dan membuat pelaku pasar memproyeksikan hampir tiga kali kenaikan suku bunga ECB hingga akhir 2026.

Italia, sebagai ekonomi besar paling bergantung pada gas di Eropa, sangat rentan terhadap perkembangan ini. Gas alam menyumbang 38% dari bauran energi negara tersebut, dan Italia merupakan importir LNG terbesar dari Teluk Persia di Uni Eropa, sehingga sangat sensitif terhadap kenaikan biaya energi. Ketidakpastian politik menjelang pemilu 2027 dan berlanjutnya risiko fiskal menambah tekanan, melemahkan sentimen investor dan menutupi kinerja kuat obligasi Italia sepanjang 2025.