Fitch Menurunkan Outlook Turki Menjadi Stabil

Fitch Ratings pada hari Jumat merevisi outlook Turki menjadi “stabil” dari “positif,” dengan alasan tergerusnya cadangan devisa secara tajam akibat intervensi besar-besaran untuk menopang lira, serta meningkatnya risiko yang bersumber dari konflik yang melibatkan Iran. Lembaga tersebut menyatakan bahwa Turki telah menguras lebih dari US$50 miliar cadangan devisa untuk mempertahankan mata uangnya sejak awal perang Iran dan kini menghadapi kerentanan yang meningkat jika konflik regional itu berkepanjangan.

Terlepas dari tekanan tersebut, Fitch tetap mempertahankan peringkat default penerbit mata uang asing jangka panjang Turki pada BB-. Lembaga itu menyoroti beberapa kekuatan mendasar, termasuk besarnya perekonomian Turki, tingkat utang pemerintah yang relatif rendah, dan sektor perbankan yang digambarkan tangguh, bahkan di tengah inflasi yang tetap tinggi.

Di antara lembaga pemeringkat utama lainnya, Standard & Poor’s memberi peringkat BB- untuk Turki dengan outlook stabil. Moody’s memberikan peringkat Ba3, juga dengan outlook stabil. Peringkat terbaru DBRS Morningstar untuk Turki adalah BB (high), disertai dengan outlook negatif.