Saham Indonesia Menguat pada Pembukaan April

Pasar saham Indonesia naik 135 poin, atau 1,9%, ke level 7.184 pada awal perdagangan sesi pertama April, bangkit dari pelemahan hari sebelumnya seiring reli semalam di Wall Street yang mendorong selera risiko. Sentimen semakin didukung oleh harapan meredanya konflik Iran, setelah Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden Trump akan menyampaikan pembaruan mengenai Iran dalam pidato kenegaraan hari ini.

Pelaku pasar juga merespons positif laporan bahwa Jakarta telah mengamankan cadangan beras sebesar 4,3 juta ton untuk meredam dampak gangguan berkepanjangan terkait El NiƱo. Namun, potensi kenaikan terbatas oleh kehati-hatian menjelang rilis sejumlah data domestik penting yang akan keluar kemudian hari, termasuk data perdagangan Februari dan inflasi Maret.

Harga konsumen naik 4,76% pada Februari, laju tertinggi dalam hampir tiga tahun dan berada di atas kisaran target Bank Indonesia, sementara impor Januari melonjak menjelang periode perayaan. Kenaikan di pasar saham terjadi secara luas, dipimpin oleh saham siklikal, bahan dasar, dan sektor industri. Penggerak utama termasuk Unilever Indonesia (naik 7,7%), Vale Indonesia (6,1%), Merdeka Copper Gold (4,5%), dan Aneka Tambang (3,4%).