Pertumbuhan Indeks Properti URA Singapura Melambat di Kuartal I 2026

Pertumbuhan harga properti di Singapura menunjukkan perlambatan pada awal 2026. Berdasarkan data Indeks Properti URA, laju kenaikan harga pada kuartal I 2026 tercatat sebesar 0,30%, lebih rendah dibandingkan kenaikan 0,60% pada kuartal IV 2025. Data ini diperbarui per 1 April 2026.

Dalam basis kuartalan (Quarter-over-Quarter), angka aktual kuartal I 2026 merefleksikan perubahan harga dibandingkan kuartal sebelumnya, sementara angka kuartal IV 2025 mencerminkan perubahan terhadap kuartal III 2025. Pelemahan dari 0,60% menjadi 0,30% ini mengindikasikan bahwa momentum kenaikan harga properti mulai mereda, meski masih berada di wilayah positif.

Pergerakan yang lebih moderat tersebut dapat menjadi sinyal bahwa pasar properti Singapura memasuki fase penyesuaian setelah periode kenaikan yang lebih kuat di akhir 2025, dan berpotensi menjadi perhatian bagi pelaku pasar, pengembang, maupun pembuat kebijakan yang memantau stabilitas sektor properti domestik.