Dolar Menguat Stabil

Indeks dolar bergerak di kisaran 99,8 pada hari pertama perdagangan bulan April setelah menguat 2,3% di bulan Maret, didukung oleh permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian yang terus berlanjut terkait perkembangan perang di Timur Tengah. Pelaku pasar mempertimbangkan pernyataan Presiden Donald Trump bahwa konflik dengan Iran dapat berakhir dalam hitungan minggu, berhadapan dengan berbagai indikasi eskalasi yang masih berlangsung, termasuk pengerahan tambahan pasukan AS ke kawasan tersebut dan kondisi Selat Hormuz yang hampir tertutup secara berkelanjutan.

Dolar juga mendapat dukungan karena ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve tahun ini mulai memudar, seiring munculnya kembali kekhawatiran inflasi yang sebagian didorong oleh lonjakan tajam harga minyak yang terkait dengan konflik tersebut. Pada saat yang sama, Ketua Fed Jerome Powell tampak menenangkan pasar dengan menekankan bahwa ekspektasi inflasi jangka panjang di AS tetap terjaga dengan baik.