Harga minyak mentah naik mendekati $104 per barel pada hari Jumat dan berada di jalur untuk menguat lebih dari 13% dalam sepekan, kenaikan mingguan terbesar sejak pertengahan Juli. Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang memicu kekhawatiran akan gangguan berkepanjangan terhadap pasokan energi global. Pejabat senior AS dilaporkan telah memperingatkan Presiden Donald Trump bahwa konflik tersebut dapat berlanjut hingga sisa masa jabatannya, yang berakhir pada Januari 2029. Di sisi lain, para pemimpin Iran disebut bertekad untuk terus berperang meski tekanan ekonomi semakin berat, dengan memandang perang ini sebagai perjuangan hidup dan mati. Mereka juga mengklaim bahwa Teheran telah membangun kembali kemampuan misilnya dan dapat meningkatkan serangan terhadap sasaran AS dan negara-negara Teluk jika Washington memperhebat serangannya sendiri. Pertempuran telah meningkat dalam dua minggu terakhir, dengan AS menargetkan kapal tanker minyak Iran dan Iran meluncurkan rudal ke kapal perang dan kapal tanker AS di Teluk Persia, serta terhadap aset-aset Amerika di negara-negara tetangga.