Bank Rakyat Tiongkok (People’s Bank of China/PBoC) mempertahankan suku bunga acuan pinjaman atau Loan Prime Rate (LPR) pada level 3,00%. Data per 22 Juni 2026 menunjukkan bahwa tingkat LPR saat ini tetap sama dengan periode sebelumnya di 3,00%, tanpa perubahan.
Keputusan untuk menahan LPR di 3,00% mengindikasikan bahwa otoritas moneter Tiongkok masih memilih menjaga kondisi pendanaan tetap stabil. Bagi pelaku pasar dan sektor riil, keberlanjutan suku bunga ini menjadi acuan penting untuk biaya pinjaman perbankan dan aktivitas kredit di perekonomian Tiongkok.
Dengan tidak adanya perubahan antara level sebelumnya dan saat ini, pasar akan menantikan data dan sinyal kebijakan berikutnya untuk membaca arah kebijakan moneter PBoC ke depan, terutama terkait prospek pertumbuhan dan stabilitas keuangan di negara tersebut.