Imbal Hasil Gilt Inggris Sentuh Level Tertinggi dalam 19 Tahun seiring Lonjakan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga BoE

Imbal hasil gilt Inggris bertenor 10 tahun naik menembus 5,3%, level tertingginya sejak Agustus 2007, seiring menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh Bank of England di tengah kekhawatiran inflasi yang masih bertahan. Kenaikan biaya energi, ditambah kenaikan suku bunga terbaru oleh ECB dan prospek inflasi yang lebih hawkish, menambah tekanan kenaikan lebih lanjut pada imbal hasil Inggris. Harga Brent crude naik menembus $100 per barel, sementara harga gas alam Inggris mencapai level tertinggi sejak akhir 2022, karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memperbesar kekhawatiran atas pasokan energi. Pasar kini sepenuhnya memperhitungkan empat kali kenaikan suku bunga BoE hingga akhir 2027, meskipun Gubernur Andrew Bailey telah mengingatkan bahwa kenaikan lebih lanjut bukan sesuatu yang pasti, dengan menekankan bahwa keputusan kebijakan ke depan akan bergantung pada kondisi ekonomi dan geopolitik yang terus berkembang. Di Zona Euro, ECB melaksanakan kenaikan suku bunga yang secara luas telah diperkirakan, menaikkan proyeksi inflasi untuk dua tahun ke depan, dan memperingatkan bahwa inflasi bisa tetap berada di atas target 2% untuk jangka waktu yang “lebih lama.”