Emas menguat mendekati $4.200 per ounce pada hari Senin, memulihkan sebagian dari penurunan baru-baru ini seiring harga minyak memperpanjang tren penurunan. Pergerakan pada minyak mentah terjadi setelah laporan bahwa AS dan Iran telah menyepakati sebuah roadmap menuju kesepakatan damai final dalam 60 hari. Perkembangan tersebut membantu meredakan ketegangan pasar setelah kedua pihak baru-baru ini saling melontarkan ancaman terkait konflik di Lebanon, dengan Teheran kembali mengklaim bahwa mereka telah menutup Selat Hormuz. Namun, dalam praktiknya, jutaan barel minyak mentah tetap mengalir melalui jalur perairan utama tersebut sepanjang akhir pekan, sementara para produsen di Teluk Persia bersiap untuk meningkatkan produksi.
Para investor juga mengalihkan fokus mereka ke rilis Indeks Harga PCE AS pekan ini, yang merupakan ukuran inflasi pilihan Federal Reserve. The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada level yang sama pekan lalu namun tetap menyuarakan nada hawkish. Sembilan dari 19 pembuat kebijakan bank sentral kini memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga tambahan tahun ini, dan pelaku pasar semakin banyak memperhitungkan kemungkinan langkah tersebut sedini bulan September.