Harga minyak mentah bertahan di kisaran $70 per barel pada hari Rabu setelah mencatat penurunan kuartalan paling tajam sejak 2020, sementara para investor menunggu kabar terbaru mengenai pembicaraan damai antara AS dan Iran di Doha. Kedua pihak berupaya meredakan ketegangan di Selat Hormuz menyusul bentrokan baru-baru ini. Washington dan Teheran tengah berusaha mencapai penyelesaian yang berkelanjutan, meskipun Iran tetap bersikeras mempertahankan kendali atas lalu lintas maritim di jalur perairan strategis tersebut.
Pada saat yang sama, aktivitas kapal tanker minyak mulai pulih, dengan volume pengiriman meningkat sejak AS dan Iran menghentikan saling serang terbaru mereka di sekitar Hormuz. Analis memperingatkan bahwa kelebihan pasokan mungkin mulai terbentuk, karena ekspor pulih lebih cepat dari yang diperkirakan. Iran melaporkan telah mengirim lebih dari 40 juta barel minyak sejak AS mencabut blokade lautnya, sementara ekspor Rusia naik ke rekor tertinggi, mendorong lonjakan tajam persediaan minyak mentah yang disimpan di kapal-kapal di laut.