Indeks KLCI Bursa Malaysia bergerak nyaris datar di kisaran 1.722 pada tengah hari Jumat, ketika kenaikan pada saham teknologi elektronik, manufaktur produsen, dan transportasi mengimbangi pelemahan di sektor kesehatan dan mineral non-energi. Investor terus memantau perkembangan di Timur Tengah setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran mungkin telah “menambah persenjataannya sedikit” selama gencatan senjata dua minggu, sambil menegaskan bahwa militer AS dapat menghancurkannya “hanya dalam satu hari.”
Meski sentimen pasar cenderung berhati-hati, indeks acuan tersebut masih berada di jalur untuk membukukan kenaikan mingguan kedua berturut-turut, dengan penguatan sekitar 1,6% sejauh ini dan bergerak dekat level tertingginya dalam satu bulan. Aktivitas ekonomi domestik yang solid pada Q1 2026 membantu menopang sentimen di tengah ketidakpastian global, terutama harga minyak yang tinggi akibat ketegangan geopolitik.
Di antara saham yang mencatat pergerakan menonjol, Vitrox Corp. naik 10,4%, Press Metal Aluminium menguat 3,4%, dan MR D.I.Y Group bertambah 1,8%. Di sisi lain, United Plantations turun 3,3%, Gamuda Bhd melemah 2,2%, dan Top Glove Corp. merosot 2,0%.