NZX 50 turun 204 poin, atau 1,6%, ke level 12.958 pada perdagangan Senin pagi, menghapus kenaikan pada sesi sebelumnya dan menyentuh level terendah sejak 22 Mei. Penurunan tersebut mengikuti penutupan yang lemah di Wall Street pada Jumat, yang dipicu oleh aksi jual tajam pada saham-saham semikonduktor.
Sentimen semakin tertekan oleh kekhawatiran geopolitik yang kembali muncul setelah Iran menyerang Israel, sehingga memicu ketakutan akan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Namun, Presiden AS Trump dilaporkan mendesak Perdana Menteri Israel Netanyahu untuk tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran.
Investor juga berhati-hati menjelang rilis serangkaian data ekonomi penting akhir pekan ini, termasuk data inflasi AS, serta inflasi dan neraca perdagangan Tiongkok, dan indeks PMI bisnis Selandia Baru.
Penurunan terjadi secara luas, dengan sektor industri, keuangan, layanan kesehatan, dan utilitas memberi tekanan terbesar pada indeks. Penurunan signifikan antara lain dialami Auckland International Airport (-2,8%), Fletcher Building (-1,9%), Infratil (-1,8%), Mainfreight (-1,6%), dan Ebos Group (-1,5%), sementara Fisher & Paykel Healthcare dan Freightways Group masing-masing turun 1,3%.