Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 149 poin, atau 2,6%, ke level 5.894 pada perdagangan Jumat pagi, memperpanjang reli ke sesi ketiga berturut-turut di tengah penguatan yang meluas di seluruh sektor. Sentimen ditopang oleh kenaikan yang solid pada futures saham AS, seiring investor mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve setelah rilis data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan.
Di dalam negeri, investor merespons positif berbagai inisiatif pemerintah yang bertujuan menurunkan biaya industri, menjaga lapangan kerja, dan memperkuat sektor-sektor strategis. Dari sisi eksternal, kepercayaan juga didukung oleh data dari China, mitra dagang utama Indonesia, yang menunjukkan aktivitas sektor jasa tetap kuat pada Juni, didorong oleh meredanya tekanan biaya dan membaiknya sentimen bisnis.
Beberapa saham unggulan pada sesi ini antara lain Amman Mineral yang naik 8,6%; Vale Indonesia yang menguat 8,3%; Indosat yang menguat 6,6%; dan Astra International yang naik 3,9%. Terlepas dari penguatan pada Jumat, pasar saham domestik secara keseluruhan tidak banyak berubah sepanjang pekan ini, setelah mengalami penurunan tajam pada periode sebelumnya.
Ke depan, pelaku pasar akan mencermati serangkaian rilis data domestik penting yang akan diumumkan pekan depan, termasuk cadangan devisa Juni, angka kepercayaan konsumen, dan penjualan ritel Mei.