Euro melemah ke $1,14, level terendah sejak Juni 2025, tertekan oleh penguatan luas dolar AS di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga akhir tahun ini. Pada saat yang sama, meredanya ketegangan di Timur Tengah dan laporan bahwa AS dan Iran tengah berupaya mencapai sebuah kesepakatan potensial mendorong harga minyak turun. Meski demikian, investor tetap khawatir terhadap tekanan inflasi yang persisten. Di kawasan Euro, ECB menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, sejalan dengan ekspektasi. Pada hari Senin, Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan bank sentral tidak perlu bereaksi lebih agresif terhadap perkembangan yang terkait dengan konflik di Timur Tengah, sambil menekankan bahwa inflasi diperkirakan akan kembali ke target dalam jangka menengah. Namun demikian, pasar masih memperkirakan setidaknya satu kenaikan tambahan sebesar 25 bps tahun ini, yang akan mendorong suku bunga deposito ke 2,5%.