PDB Jamaika Turun untuk Kuartal Kedua Berturut-turut

Perekonomian Jamaika menyusut 4,1% secara tahunan pada kuartal pertama 2026, melambat dari penurunan yang lebih tajam sebesar 7,1% pada kuartal sebelumnya dan mengindikasikan moderasi dalam laju kontraksi. Hampir semua sektor mencatat penurunan, dengan satu-satunya ekspansi terjadi pada aktivitas keuangan dan asuransi (naik 2,9%) serta manufaktur (naik 0,6%). Penurunan terbesar terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian yang anjlok 23,5%, diikuti oleh pertanian, kehutanan, dan perikanan (-18,3%), akomodasi dan jasa makanan (-16,6%), serta utilitas (-10,2%). Secara kuartalan, output bangkit kembali sebesar 3,3%, sebagian mengimbangi kontraksi 7,3% yang tercatat pada kuartal sebelumnya.