Harga Minyak Melonjak Akibat Serangan Baru AS-Iran

Minyak mentah naik lebih dari 3% ke sekitar $74 per barel pada hari Senin setelah AS melakukan putaran serangan lain terhadap Iran, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan di Timur Tengah. Kedua pihak menyampaikan pernyataan yang saling bertentangan mengenai status Selat Hormuz: Iran mengklaim jalur perairan utama tersebut ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut, sementara pasukan angkatan laut Barat menyatakan bahwa selat itu tetap terbuka untuk pelayaran komersial. Teheran mengatakan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan masih berlangsung, namun mengakui bahwa perjanjian damai sementara telah memasuki fase kritis. Iran juga melancarkan serangan terhadap sekutu-sekutu AS di kawasan tersebut, sementara Kuwait melaporkan kerusakan pada sebuah platform pengeboran lepas pantai, serangan langsung pertama terhadap infrastruktur energi dalam beberapa minggu terakhir. Lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz tetap lesu, meskipun beberapa kapal diduga tetap melintas tanpa menyiarkan sinyal satelit. Joint Maritime Information Center melaporkan bahwa koridor pelayaran Oman terus beroperasi secara normal.