DAX 40 melemah menuju level 25.000 pada hari Senin seiring risiko geopolitik kembali mencuat setelah eskalasi baru antara Amerika Serikat dan Iran pada akhir pekan. Ketegangan yang kembali meningkat tersebut mengganggu aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz, mendorong kenaikan harga minyak dan memicu kekhawatiran akan kembalinya tekanan inflasi serta kemungkinan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.
Sentimen juga tertahan oleh sikap hati-hati menjelang rilis laporan keuangan dari bank-bank besar AS. Pada saat yang sama, saham-saham teknologi kembali berada di bawah tekanan. Infineon Technologies termasuk di antara saham dengan kinerja terburuk, turun lebih dari 2%. Saham perusahaan konstruksi Hochtief dan perusahaan teknologi energi Siemens Energy—keduanya dipandang sebagai penerima manfaat dari ledakan artificial intelligence (AI)—juga melemah, masing-masing turun 1,8% dan 0,3%.