Yuan Offshore Melemah karena Dolar Menguat

Yuan lepas pantai melemah ke sekitar 6,78 per dolar pada hari Senin, mundur dari level tertinggi hampir tiga minggu yang tercapai pada sesi sebelumnya, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong permintaan terhadap aset safe haven. Dolar AS menguat setelah lonjakan tajam harga minyak kembali memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin perlu mempertahankan kebijakan moneter yang lebih ketat untuk jangka waktu lebih lama, menyusul akhir pekan yang diwarnai eskalasi bentrokan antara AS dan Iran serta ketidakpastian yang berkelanjutan terkait pengiriman melalui Selat Hormuz. Pelemahan yuan sebagian tertahan oleh penetapan kurs tengah People’s Bank of China di 6,7972 per dolar, level terkuat sejak 10 Februari 2023, meskipun kurs tengah tersebut masih 122 pip lebih lemah dibandingkan estimasi Reuters. Para investor kini menantikan rilis sejumlah indikator ekonomi utama Tiongkok yang akan keluar akhir pekan ini, termasuk data perdagangan, PDB kuartal II, produksi industri, penjualan ritel, dan angka pengangguran.