Imbal hasil obligasi pemerintah Brasil bertenor 10 tahun naik menembus 14,75% pada akhir Juli, dari 14,54% di awal bulan, didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga dan peningkatan penerbitan obligasi pemerintah. Di pasar grosir, harga minyak, gas alam, kedelai, dan listrik naik karena memanasnya kembali bentrokan antara Iran dan Amerika Serikat yang meredupkan harapan akan pemulihan pasokan energi dari Timur Tengah. Perkembangan ini memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi dapat muncul kembali dan menghambat bank sentral Brasil untuk menurunkan suku bunga dalam beberapa kuartal mendatang, sehingga mendorong naik imbal hasil domestik. Pada saat yang sama, indikasi peningkatan belanja defisit oleh pemerintah federal semakin membebani prospek fiskal Brasil. Data terbaru menunjukkan defisit anggaran nominal melebar lebih besar dari perkiraan, menjadi BRL 164 miliar, sementara penerimaan pemerintah tertekan oleh tarif baru Amerika Serikat.