BSE Sensex India turun lagi 0,9% ke sekitar 75.688 pada awal perdagangan Jumat, memperpanjang pelemahan untuk sesi kelima berturut-turut dan menyentuh level terendah sejak 12 Juni. Sentimen tetap tertekan karena lonjakan harga minyak mentah dan kinerja laba korporasi yang mengecewakan membebani pasar.
Brent crude kembali naik menembus $100 per barel di tengah memanasnya kembali ketegangan di Timur Tengah, memicu kekhawatiran akan meningkatnya biaya input bagi perusahaan-perusahaan India. Lonjakan harga minyak juga menekan nilai rupee India, yang bergerak mendekati rekor terendah terhadap dolar AS, sehingga menambah kekhawatiran mengenai impor yang semakin mahal dan dampaknya terhadap profitabilitas perusahaan.
Hasil laporan keuangan kuartalan yang lemah semakin memperburuk suasana pasar. Infosys melemah setelah membukukan laba yang di bawah ekspektasi, sementara InterGlobe Aviation juga mengalami tekanan jual menyusul laporan kinerja yang lebih lemah dari perkiraan.
Di antara saham individual, penurunan tajam tercatat pada Swiggy (-6,5%), Shadowfax Tech (-5,3%), InterGlobe Aviation (-2,4%), Bluestone Jewellery (-1,9%), Eternal (-2,1%), dan Infosys (-1,8%).