Dolar Kanada Menguat untuk Minggu Ketiga Berturut-turut

Dolar Kanada menguat ke 1,39 per USD, menandai kenaikan mingguan untuk ketiga kalinya berturut-turut seiring dengan menyempitnya selisih imbal hasil. Data manufaktur domestik memperkuat konvergensi terbaru antara imbal hasil obligasi AS dan Kanada, dengan selisih antara imbal hasil obligasi 2‑tahun Kanada dan obligasi setara AS menyempit sekitar 17 basis poin sejauh bulan ini.

Penjualan pabrik Kanada naik tipis 0,1% pada Juni dibandingkan Mei, memperpanjang tren kenaikan menjadi lima bulan berturut-turut, sementara volume penjualan meningkat lebih kuat sebesar 1,2%. Sebaliknya, penjualan ritel AS secara tak terduga mencatat penurunan bulanan terbesar dalam lebih dari satu tahun pada Juli.

Data terbaru juga menunjukkan pasar tenaga kerja Kanada yang lebih kuat di tengah pelemahan kondisi ketenagakerjaan di AS. Kombinasi ini menekan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini, sekaligus meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga Bank of Canada jika harga energi yang tinggi bertahan.

Perekonomian Kanada diperkirakan tumbuh pada laju tahunan sebesar 3,4% pada kuartal kedua, jauh melampaui proyeksi 2,5% dari Bank of Canada.