Imbal hasil obligasi pemerintah Brazil tenor 10 tahun naik menjadi 14,9% pada pertengahan Agustus, mendekati level tertinggi satu bulan, seiring pergerakan naik imbal hasil US Treasury. Kenaikan imbal hasil di AS didorong oleh meningkatnya ekspektasi inflasi.
Persepsi risiko domestik juga memburuk seiring semakin dekatnya pemilihan presiden bulan Oktober, sehingga menambah tekanan naik pada imbal hasil. Pasar kian banyak memasukkan ketidakpastian terkait agenda ekonomi pemerintahan berikutnya ke dalam harga, khususnya kemampuan untuk menghadirkan penyesuaian fiskal yang koheren dan kredibel. Kekhawatiran ini tercermin pada premi risiko yang lebih tinggi atas aset-aset Brazil.
Kekhawatiran fiskal tetap tinggi di tengah indikasi meningkatnya belanja pemerintah dan potensi tekanan pada pendapatan yang berasal dari tarif baru AS. Pada saat yang sama, Copom telah memberi sinyal sikap yang berhati-hati terhadap pemangkasan suku bunga lanjutan.
Dari sisi makroekonomi, Brazil menciptakan 145.161 lapangan kerja formal secara bersih pada bulan Juni, jauh di atas perkiraan konsensus sebesar 115.000. Kinerja pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan menegaskan ketahanannya dan mendukung pandangan bahwa kebijakan moneter perlu tetap bersifat ketat lebih lama.