Real Brasil melemah ke 5,21 per USD pada pertengahan Agustus, level terendah dalam lebih dari sebulan, seiring investor terus mengurangi eksposur mereka terhadap aset Brasil. Pasar semakin memasukkan ketidakpastian terkait pemerintahan berikutnya dan agenda ekonominya ke dalam harga. Keraguan yang kian meningkat bahwa pemerintahan baru akan mampu menghadirkan penyesuaian fiskal yang kredibel dan konsisten mendorong naik premi risiko pada harga berbagai aset Brasil.
Kekhawatiran ini semakin menguat seiring semakin dekatnya pemilihan umum dan percepatan arus keluar modal asing. Bank dan broker domestik juga telah mengurangi posisi mereka dalam real, menutup eksposur mata uang tersebut dan beralih ke mata uang negara berkembang lain. Pergerakan ini semakin cepat setelah JPMorgan mengambil sikap yang lebih berhati-hati terhadap Brasil, menurunkan rekomendasinya atas aset Brasil dari overweight menjadi netral, dengan alasan siklus pelonggaran Selic, prospek pemilu, dan memburuknya kondisi kredit.