Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun naik menjadi 4,7% setelah Ketua Federal Reserve Kevin Warsh memperingatkan bahwa inflasi belum melambat secara bermakna, mengindikasikan para pembuat kebijakan mungkin masih memiliki “pekerjaan yang harus dilakukan” untuk mengembalikan pertumbuhan harga ke target 2% The Fed. Dalam pidato besar pertamanya sejak menjabat sebagai ketua pada bulan Mei, Warsh menegaskan kembali bahwa inflasi 2% adalah target yang tegas dan tidak dapat dinegosiasikan, dan mencatat bahwa kondisi keuangan saat ini belum bersifat restriktif. Ia juga menekankan bahwa suku bunga tetap menjadi alat utama The Fed untuk memenuhi mandatnya. Warsh menambahkan bahwa meskipun data PCE dan CPI terbaru keluar lebih baik dari perkiraan, data tersebut belum menunjukkan perbaikan berkelanjutan dalam tren inflasi yang mendasari. Komentarnya yang sangat diperhatikan ini memberikan kejelasan lebih besar mengenai pandangan ekonomi dan kebijakannya, setelah kritik bahwa komunikasinya yang relatif minim membuat investor kekurangan panduan terkait prospek jangka pendek. Setelah pidato tersebut, pasar uang memperkirakan hampir 50% probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September, menurut CME FedWatch.