Indeks BSE Sensex India naik tipis sekitar 0,2% ke level 74.435 pada hari Jumat, setelah bergerak nyaris flat pada sesi sebelumnya. Sentimen didukung oleh penurunan harga minyak mentah, meskipun ketegangan yang masih berlanjut di Timur Tengah dan jadwal penawaran umum perdana (IPO) yang padat membatasi potensi kenaikan lebih lanjut. Minyak Brent turun 0,9% ke sekitar 104 dolar per barel.
Para investor tetap berfokus pada IPO National Stock Exchange yang bernilai sekitar 2,3 miliar dolar. Arus dana asing yang diperkirakan masuk terkait penawaran tersebut berpotensi memberikan dukungan bagi nilai rupee, namun deretan IPO yang begitu ramai juga menyedot likuiditas dari pasar sekunder.
Dari sisi korporasi, Lodha (+3,5%), Yatharth (+6,6%), Netweb (+1,6%), dan Syrma SGS (+3,6%) termasuk di antara saham yang mencatat kenaikan menonjol. Sebaliknya, saham-saham teknologi tetap tertekan, dengan Infosys (-1,2%), Tech Mahindra (-1,9%), Coforge (-1,2%), dan Wipro (-1,1%) ditutup melemah. Saham-saham grup Tata juga berada di jajaran pelemah utama, dengan TCS, Tata Motors, Tata Investment Corporation, dan Tata Chemicals terkoreksi dalam kisaran sekitar 2,6% hingga 7,8%.