
Pada chart hariannya aset komoditi Minyak Mentah terlihat beberapa fakta sebagai berikut:
1. Pola Rising Wedge berhasil ditembus kebawah.
2. Sinyal Wiseman 1 (Bearish Divergent Bar) ter-trigger.
3. Sinyal Wiseman 2 (SAO) juga ter-trigger.
4 munculnya pola Bearish 123.
5. Adanya Double Top (lingkaran kuning) yang terbentuk didalam channel Rising Wedge.
berdasarkan ke lima fakta-fakta diatas nampaknya dalam beberapa hari kedepan aset komoditi Minyak Mentah akan berusaha untuk turun kebawah guna menguji level 84.71 yang juga kebetulan merupakan sinyal Wiseman 3 (Fractal) sehingga apabila tidak terjadi gerakan koreksi keatas kembali yang menembus keatas level 92.15 maka besar profitability dari Minyak Mentah untuk terdepresiasi turun kebawah hingga ke level 80.30 cukup terbuka lebar karena Seller masih mendominasi di market ini.
(Disclaimer)
