Gubernur Bank of Japan semalam menyampaikan pidatonya. Kuroda mengatakan situasi pasar semakin membaik sejak perubahan kebijakan moneter terakhir yang dilakukan pada bulan Juli. Bank sentral tersebut sadar bahwa kebijakan yang sangat longgar mempengaruhi stabilitas pasar keuangan. Bank-bank komersil mengambil risiko lebih dari biasanya, yang dapat menjadi masalah di masa mendatang.
Saat ini, risiko destabilisasi keuangan kecil, namun Bank of Japan memantau perkembangannya secara berkala. Saat ini, faktor risiko terbesar berasa dari faktor eksternal, khususnya proteksionisme ekonomi dari negara-negara besar. Pengetatan kebijakan moneter baru akan dimulai setelah mencapai target inflasi 2,0%.
Kini mari lihat gambaran teknikal USD/JPY pada kerangka waktu H4. Pasar masih diperdagangkan di bawah resistance teknikal dalam zona 113,28-113,38, namun kondisi pasar masih positid dan menandakan potensi pergerakan naik. Support lokal terlihat di level 112,88 dan 112,55, jadi selama harga diperdagangkan di atas level-level tersebut, outlooknya tetap bullish.

