Semalam, Reserve Bank of Australia (RBA) mengumumkan keputusannya terkait kebijakan moneter negara tersebut. Suku bunga diputuskan tetap 1,5% sesuai ekspektasi. Pernyataan yang dirilis menunjukkan bahwa suku bunga yang rendah menopang ekonomi. Kemajuan ekonomi terlihat dalam jumlah pengangguran yang menurun. Kenaikan inflasi akan terjadi secara bertahap.
Selama dua tahun ke depan, pertumbuhan GDP akan berada di kisaran 2,5-3,5%. Pasar properti telah mengalami perlambatan di Sydney dan Melbourne. Prediksi untuk konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber ketidakpastian. Pertumbuhan upah rendah, dan level utang tinggi. Inflasi diperkirakan akan mencapai 2,25% pada 2019 dan bahkan naik lebih tinggi di tahun setelahnya. Upah akan naik bersamaan dengan kenaikan inflasi. Situasi di pasar buruh tetap bagus dan terus meningkat. Dolar Australia tetap dalam rentang yang sama dalam dua tahun ke depan.
Investor global belum melihat hal baru, RBA selalu menyampaikan hal yang sama selama beberapa bulan hingga kini. Para investor global tidak pelru mengharapkan perubahan berarti dalam pernyataan dari RBA hingga kenaikan suku bunga pertama dilakukan.
Kini mari lihat gambaran teknikal AUD/USD pada kerangka waktu H4 setelah keputusan tersebut diambil. Pasar masih bergerak naik dan diperdagangkan di atas trendline support jangka pendek. Target selanjutnya untuk bulls masih terlihat di level 0,7392, yang merupakan level tinggi terbaru. Ingat, kondisi pasar saat ini overbought meski momentum kuat dan positif. Support teknikal terdekat terlihat di level 0,7343.

