EUR/USD tengah diperdagangkan di level 1.0905 dan nampaknya dipastikan naik lebih tinggi setelah penembusan ke atas level resistance jangka pendek. Saya membahas analisis sebelumnnya bahwa pasangan ini dapat berbalik dalam jangka pendek jika Indeks Dolar AS jatuh ke bawah support statis di titik 101.08.
USDX tengah diperdagangkan di level 100.85, namun dapat kembali menguji dan menguji ulang level 101.08 yang ditembus sebelum melanjutkan fase korektif. Jadi, penurunan USDX lebih lanjut akan memaksa EUR/USD untuk naik. Sekali lagi, pasangan EUR/USD naik hanya karena Dolar cenderung ke arah koreksi dan bukan karena EUR kuat pada akhir-akhir ini. USD naik juga karena digunakan sebagai safe-haven di tengah epidemi COVID-19 ini. Masih akan tetap dilihat apa yang akan terjadi dengan USD jika perekonomian Amerika Serikat menderita akibat pandemi virus korona, EUR/USD mempertahankan gambaran bearish, terlepas dari pantulan saat ini.

Pasangan ini berhasil melonjak ke atas level Titik Pivot (1.0857) dan ke atas inside sliding line (SL) pitchfork naik oranye yang mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut ke level retracement 61,8%.
EUR/USD telah menembus upper median line (uml), pasangan ini telah menguji ulang dan kini tengah menargetkan titik tertinggi baru karena USDX mundur dalam jangka pendek. Kemarin saya katakan bahwa pembalikkan dapat dikonfirmasi hanya jika harga membentuk penembusan yang valid ke atas sliding parallel line (SL).
Jadi, jika harga mencatat penembusan ke atas dari channel naik antara LML dan SL, EUR/USD akan emndekati level 61,8% dan level R1 mingguan (1.1077).
- TIP TRADING
EUR/USD telah naik dalam jangka pendek di dalam channel naik minor, namun penembusan yang valid ke atas sliding line (SL) akan mengkonfirmasi kenaikan yang cepat dan signifikan. Target atas utama nampak di titik 1.1200 - 1.1215 dan di median line (ML).
Pasangan ini akan mempertahankan bias bullish dalam jangka pendek selama diperdagangkan di atas lower median line (LML) pitchfork naik utama. Penembusan palsu dengan penembusan besar di atas sliding line (SL) akan mengirim nilai tukar kembali turun ke level 100% dan LML.
Secara pribadi, saya masih memperkirakan kenaikan lebih lanjut setelah penembusan dari lower median line (LML), support channel naik, Anda dapat perhatikan bahwa harga telah gagal kembali untuk menguji ulang support dinamis pada hari-hari sebelumnya.
Peluang penjualan lainnya mungkin muncul jika pasangan ini mencatat penembusan valid ke bawah lower median line (LML) pitchfork oranye.
