logo

FX.co ★ AS dan China semakin dekat dengan "kesepakatan besar"

AS dan China semakin dekat dengan "kesepakatan besar"

Selama beberapa bulan terakhir, perwakilan-perwakilan semua bank sentral negara-negara terkemuka di dunia, telah menyatakan kekhawatiran mengenai kondisi saat ini: beberapa di antaranya (khususnya, wakil kepala RBNZ) mengizinkan mitigasi paramenter kebijakan moneter jika perang dagang terus berlanjut.

Namun, hasil negosiasi tersebut (yang, berakhir dua hari lebih lama dari yang direncanakan) dapat dikatakan berhasil. Kedua pihak memahami masalah yang cukup kompleks, yang mengkhawatirkan mata uang China. Washington telah lama mengeluhkan bahwa China menggunakan kontrol manual terhadap yuan sebagai alat dalam perang dagang. Memang, tahun lalu, mata uang China tersebut terdepresiasi terhadap dolar sebesar 5%, dari 6,240 menjadi 6,976, mencapai rekor bersejarah. Namun, pada akhir 2018, saat kedua pihak mengambil langkah pertama untuk menyatakan "gencatan", yuan mulai pulih, dengan laju pertumbuhan yang cukup aktif (saat ini USD / CNY sekitar 6,711). Dengan kata lain, Beijing telah ingin memperbaiki masalah ini sejak beberapa bulan lalu, yang baru dinyatakan sekarang.

AS dan China semakin dekat dengan "kesepakatan besar"

Dengan demikian, menurut kepala Kementerian Keuangan Amerika, Stephen Mnuchin, Amerika Serikat dan China telah sepakat untuk menstabilkan yuan. Dan meski dirinya tidak menjelaskan rincian kesepakatan yang telah dicapai tersebut, intinya telah jelas: Beijing tidak akan lagi mendevaluasi mata uang nasionalnya, dengan demikian menjaga sektor ekspor negaranya dari kebijakan tarif AS. Sapat dipahami bahwa Washington akan mengambil langkah balas dendam (Trump mengatakan dirinya akan merasa terhormat untuk menghapus pajak perdagangan dalam sebuah kesepakatan), namun Mnuchin tidak mengatakan apapun mengenai kemungkinan langkah yang akan diambil Amerika Serikat.

Walau bagaimanapun, informasi yang menyebar mengisyaratkan kedua pihak semakin dekat dengan kesepakatan. Komentar datang dari orang yang sangat mengerti permasalahan tersebut. Khususnya, Wakil Perdana Menteri Dewan Negara Republik rakyat China, Liu He, mengatakan bahwa selama proses diskusi, pihak-pihak terkait melakukan "negosiasi yang bermanfaat" dan meraih perkembangan positif dalam hal neraca perdagangan, pertanian, transfer teknologi, proteksi terhadap properti intelektual, dan layanan keuangan.

Pada gilirannya, Donald Trump tidak menyatakan banyak hal, namun dirinya sedikit memperjelas bahwa: pertama, perang dagang tidak akan berlanjut pada 1 Maret, dan kedua, peluang tercapainya "kesepakatan besar" sangat tinggi. Pertama-tama, ia menyatakan bahwa batas waktu negosiasi akan diperpanjang - jika kedua pihak tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyepakati semua poin dari transaksi sebelumnya (dan kemungkinan besar, mereka tidak memiliki waktu yang cukup). Ia menambahkan bahwa Washington "kemungkinan besar" akan mencapai kesepakatan dengan Beijing, karena negosiasi tersebut berjalan "cukup produktif". Selain itu, Trump mengumumkan pertemuan dengan Xi Jinping, yang akan diselenggarakan pada bulan Mei di wilayah negaranya, di negara bagian Florida.

Dengan kata lain, para trader dapat bernapas lega: pada 1 Maret, perang dagang tidak akan berlanjut. Selain itu, agenda bersejarah mungkin akan terjadi pada musim semi ini, saat dua kekuatan besar menyelesaikan konflik dagang tahunan.

Terlepas dari berita menggembirakan tersebut, pasangan euro-dolar menyelesaikan pekan perdagangan dengan kondisi mendatar, hampir di level pembukaan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa pasar valuta asing "tidak menunggu" hasil pertama negosiasi - di mana komentar kedua pihak diumumkan setelah penutupan perdagangan. Selain itu, kedua pihak memperpanjang waktu diskusi selama dua hari, dan faktor ini juga berperan dalam konteks reaksi pasar.

Pada Senin, dengan kalender ekonomi yang separuh kosong, topik ini pastinya akan dibahas kembali oleh pasar. Mengingat fakta bahwa negosiasi tersebut berakhir dengan catatan positif, dolar akan kembali berada di bawah tekanan. Perlu didingat di sini bahwa data yang rilis pekan lalu memberikan sedikit dukungan bagi euro: khususnya, indeks PMI gabungan zona euro menunjukkan tren positif untuk pertama kali dalam enam bulan (terutama sektor layanan di Perancis dan Jerman).

AS dan China semakin dekat dengan "kesepakatan besar"

Dan meski indeks kepercayaan bisnis dari IFO yang sedikit lemah menyeimbangkan optimisme, bull EUR / USD pada hari pertama perdagangan dapat membuktikan diri. (Garis Kijun-sen di grafik harian) sangat mungkin. Level support terletak di 1,1302 (garis Tenkan-sen di D1) dan di 1,1230 (garis dasar indikator Bollinger Bands di jangka waktu yang sama).

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading