logo

FX.co ★ Emas: memasuki perbatasan baru ditunda, namun tidak batal

Emas: memasuki perbatasan baru ditunda, namun tidak batal

Emas: memasuki perbatasan baru ditunda, namun tidak batal

Menurut para pakar Credit Suisse, emas memiliki prospek bagus untuk pertumbuhan pada 2020.

"Meskipun kalangan investor memiliki sentimen positif ditengah kenaikan pasar saham, masih ada ketidakpastian mengenai konflik perdagangan antara AS dan Tiongkok. Brexit juga membawa kebingungan. Ekonomi global di ambang batas. Situasi dapat berubah ke arah negatif kapan saja," menurut mereka.

Berenberg Bank telah mengubah perkiraan untuk nilai tukar emas pada 2020 ke arah kenaikan.

Menurut perhitungan bank tersebut, rata-rata harga logam mulia pada tahun ini akan mencapai $1.525 per ounce, sedikit lebih rendah dari level saat ini, yaitu $1.560, namun hampir 3% lebih tinggi dari perkiraan institut keuangan tersebut sebelumnya ($1.482 per ounce).

Para analis di Barenberg Bank menunjuk situasi geopolitik yang volatil di dunia, yang menjadi penggerak utama pertumbuhan nilai tukar emas. Ini termasuk negosiasi perdagangan antara AS dan Tiongkok, penarikan diri Inggris dari Uni Eropa, serta ketegangan antara Washington dan Teheran.

Bank yakin bahwa kenaikan inflasi di AS dapat menciptakan kondisi untuk penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve, dan ini dalam gilirannya akan menopang harga emas.

"Pada akhirnya, inflasi di Amerika Serikat akan mulai tumbuh di tengah meningkatnya defisit anggaran negara dan neraca perdagangan negara, yang dapat terjadi sangat cepat atau dalam 10 tahun. Namun bagaimanapun, hanya masalah waktu. Jika anda melihat pergumulan geopolitik, berapa banyak perusahaan yang ingin mengakumulasi dolar? Emas dalam hal ini menjadi favorit," Saxo Bank mengatakan.

Para pakar TD Securities yakin bahwa harga emas tidak akan lagi jatuh di bawah $1.550 per ounce, bahkan jika konflik militer-politik antara AS dan Iran melemah, dan investor kembali berminat dalam aset-aset berisiko.

"Kami mengharapkan dalam waktu dekat logam mulia akan diperdagangkan dalam rentang sempit. Level $1.600 per ounce menjadi semakin nyata, karena penggerak fundamental tetap berlaku. Mereka akan mendorong harga logam mulia naik. Semakin dekat pemilihan presiden AS, semakin mahal harga emas," kata pakar.

Menurut estimasi bank, pada akhir tahun ini, satu ounce logam mulia akan berharga $1.650.

Lembaga hedge fund Bridgewater Associates memprediksi emas akan dapat naik di atas level $1.540 per ounce, dan jika terjadi eskalasi konflik politik, harga logam mulia bahkan dapat melampaui $2.000 per ounce.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka artikel penulis ini Buka akun trading